Old Things
Seperti biasa
setiap perjalanan, di kota manapun berhenti aku menghubungi teman atau saudara
atau siapalah yang nomer henponnya ada di ponbuk ku. Begitu juga kali ini. Jam
7 pagi di sebuah kota ketika aku berhenti untuk makan pagi. Kota yang sempat
memberi aku kenangan cukup indah, padahal sebelum kota ini samasekali tak
kusukai, dari sudut pandang manapun. Pemilik nomer yang akan kuhubungi pernah
sangat intens berhubungan, lewat sms saja, telpon, bahkan jalan bareng. Tapi
belakangan cukup renggang entah karena apa.
Kukirim sms
tentang cuaca pagi ini dan suasana kota yang macet disana-sini. Sms berbalas pertanyaan
tentang dimana aku berada. Balasan berikutnya cukup membuatku kerepotan
menjawabnya karena ada sekitar 5 pertanyaan sekaligus. Sms terus berlanjut
sampai menjelang keluar dari kota itu. Menyisakan sebuah kerinduan lama yang
menyeruak lagi tanpa bisa dihalangi.
Seperti kerinduan yang kembali muncul ketika pemilik nomer itu
memberitahu sedang berada di suatu tempat beberapa hari kemudian. Bercerita apa
adanya, singkat. Seperti lupa akan penyesalan telah menjadikannya bagian indah
perjalananku. Entahlah..esok hari..yang pasti kunikmati hari ini.