Standard Kelayakan Radio Indonesia (SKRI)
Menjelang akhir tahun 2004 hampir seluruh
radio di Jawa Timur disibukkan penyiapan rangkaian fit and proper test
kelayakan radio. Fit and proper test out putnya adalah perpanjangan ijin siaran
dari suatu radio. Meskipun sampai Mei
2005 tanda-tanda fit and proper test yang dilakukan KPID (Komisi Penyiaran
Indonesia Daerah) Jawa Timur itu belum
ada, stasiun radio setidaknya bisa belajar menyiapkan sebuah standart kelayakan
Radio yang komprehensif. Karena salah satu persyaratan dalam fit and propertest
adalah menyertakan business plan radio meliputi finance plan, marketting plan,
programme plan, HRD plan, dan engineering plan. Business plan itu setidaknya
untuk jangka pendek (1 tahun). Meski demikian business plan jangka menengah (2
tahunan) dan jangka panjang (5 tahun) tetap disiapkan oleh masing-masing
station radio. Mau tahu sedikit gambaran tentang Standart Kelayakan Radio
Indonesia???Berikut ini sedikit gambarannya yang saya sarikan dari PRSSNI Jawa
Timur.
TUJUAN STANDARDISASI RADIO KOMERSIAL
ØREGULASI RADIO (Undang-undang
Penyiaran 23 tahn 2002)
ØRadio harus :
–UNTUNG
–MELAYANI PUBLIK DENGAN BAIK; dan
–MENJADI PERUSAHAAN YANG
BAIK
ØBukan lagi Bakulan!
Profesionalisme
yang tidak sekedar wacana dilayar presentasi. Tetapi benar-benar mengacu pada:
Keahlian, Ketrampilan dan Tahu Aturan.
Pengukuran Standardisasi
Pengukuran dilakukan oleh tim yang Independen
& Kredibel yang dibentuk
PP PRSSNI. Hasil pengukuran tidak diekspos namun sebatas diketahui oleh pemilik
radio masing masing.
Agar terukur , maka pada pasca self
assessment akan dilakukan pengklasifikasian stasiun radio, dengan demikian
akan dapat dilakukan langkah langkah peningkatan kinerja radio secara tepat
sesuai dengan harapan organisasi.
Pengukuran akan dilakukan secara kontinyu
dalam periode tertentu oleh Tim Independen.
Metode pengukuran menggunakan wawancara
terstruktur dengan pembuktian pada karyawan & transkripsi.
Standar Penilaian
•Syarat Mutlak : Transkrip
–Jika Ada Transkrip , dinilai lagi apakah :
•Standard / tdk
•Jika standard , dipahami / tdk
•Jika dipahami , dilaksanakan / tdk
–Jika Tidak ada transkrip > harus di deskripsikan ( deskripsinya yg
dinilai. Standard / tdk )
•Nilai = Total Skor per kelompok X Bobot per
kelompok
Jumlah
item pertanyaan perkelompok
–Nilai Maksimal 4.000
–Bobot maksimal 1.000
•Skor:
–Sangat bagus = 4
–Bagus = 3
–Kurang bagus = 2
–Tidak bagus = 1
Output SKRI Versi 2003
Nilai Kategori Kelompok
3.250 - 4.000 Sangat
Bagus Edelweis
2.750 - 3.249 Bagus Wijayakusuma
2.500 - 2.749 Kurang Bagus Mawar I
2.250 - 2.499 Mawar
II
2.000 – 2.249 Mawar
III
1.000 - 1.999 Tidak
Bagus Kenanga
YANG TIDAK DIMASUKKAN PADA STANDARD:
MACAM PROGRAM, GAYA MANAJEMEN, DEMOGRAFI GEOGRAFI PSIKOGRAFI
YANG AKAN DINILAI :
•NILAI (at best ) MANAJEMEN (35%)
•KUALITAS ORGANISASI (25%)
•BATASAN PENDENGAR POTENSIAL (15%)
•FORMAT (15%)
•FISIK STASIUN RADIO ( 5%)
•KINERJA KEUNTUNGAN ( 5%)
NILAI MANAJEMEN(I)
VISI : VISI Perusahaan & VISI Bagian
MISI : MISI Perusahaan & MISI Bagian
GOALS : SWOT
– Corporate plan ( utk holding comp. ( kumpulan Business Plan ))
•R.O.I (Return of Investment)
•Re invest
•Survival
•Development
•Growth ( Audience Share , Market share ,out let share , billing share)
NILAI MANAJEMEN(I)
OBJECTIVE :
–Business Plan ( integrated )
•Programming Plan
•Engineering Plan
•Marketing Plan
•HRD Plan
•Financial Plan
1.5.PROGRAM ( Aktivitas ) :
–Action Plan ( of Business Plan )
•Action Plan ( of Programming Plan )
–Production Plan
•Action plan ( of Engineering Plan )
•Action Plan ( of Marketing Plan )
–Sales Plan
–Promotion Plan
•Action plan ( of HRD Plan )
•Action plan ( of Financial Plan )
KUALITAS ORGANISASI (II)
•BEKERJANYA FUNGSI MANAJEMEN (POAC : Planning, Organizing, Actuating,
Controlling)
•PERATURAN PERUSAHAAN ( Jenjang karir , Perjanjian kerja , Job
analysis : Job Desc, Job Spec, Personal Spec )
•RECRUITMENT
•PRODUKTIFITAS ( keterukuran
sukses & hasil kerja ), Standarisasi kerja ( Proses, waktu, sarana,adanya
konflik, dan penyelesaian )
•KEPEMIMPINAN ( encouraging
personnel, motivating, employee getting happier & smarter )
•PENDIDIKAN / TRAINING ( In House / Out House )
•KETAATAN PADA UU & ETIKA
•JOB SATISFACTION Ketenangan
kerja, tunjangan
BATASAN PENDENGAR POTENSIAL (III)
•Pendengar
Potensial
•Quantity
•Value ( AWAS ! Yang
harus diperhatikan bukan hanya audience quantity , tapi juga audience quality /
Value. Walaupun sebuah radio itu rankingnya bukan nomor satu , namun kalau
buying power , SES , AIO, dll audience nya bagus tetap akan laku dijual )
•Pendengar
potensial berkaitan dengan sasaran potensi iklan
Batasan Pendengar Potensial
Faktor :
Jumlah PUR (BPS), jumlah station (excisting),
PDRB (BPS), Kompetisi Audience Share (penelitian), Persaingan format (penilitian),
pasar iklan per segmen (penelitian), Radex lokal/regional/nasional
(penelitian), Marketting effort.
Target
Listeners:
Punya daya beli
(batasan: SES/ HHE)
Khas: fokus (LIFE
STYLE: A-I-O)
Targetkan: Dominant Share di target listeners
Pilah lalu pilih
Jumlahnya cukup besar,
berapa?
(Jumlah pendengar yang
besar di segmen berbeda akan signifikan berbeda daya belinya)
FORMAT (IV)
•Mengapa perlu format :
–Adanya Prospected
Potential Listener
•Sudah
terlayani baik namun pasar masih luas
•Sudah
terlayani namun belum maximal
•Sama sekali
belum terlayani
•Dibuatkan option jawaban proporsi (%) :
–Musik
: Corak
–Non
Musik: News , Talk
FISIK STASIUN RADIO (V)
•UKURAN FISIK GEDUNG & STANDAR TEKNOLOGI:
–Ruang
kerja yang nyaman & representatif
–Penyesuaian
ruang kantor dan teknologi
–Faktor
ruang terkait dengan model penyediaan ruangan
•STANDAR TEKNIK
–Sarana
siaran profesional bukan home use
–Komputerisasi
dengan standar broadcast
KINERJA KEUNTUNGAN (VI)
•Harus mampu menjamin :
–Solvabilitas
–Rentabilitas
–Liquiditas
•Seberapa jauh perbandingan antara Cost & Revenue
March 27th, 2009 at 8:14 am
Nitip , jual Pengubah signal line telepon jadi signal audio, untuk kebutuhan siaran interaktif radio. ASLI BUATAN INDONESIA. Lihat di http://www.installindo.blogspot.com